Pernah kepikiran nggak sih, kenapa tombol “power” di laptop, mesin cuci, atau remote TV loe bentuknya cuma garis yang nangkring di tengah lingkaran? Bukan gambar kilat atau tulisan "Mati/Nyala"? Ternyata ada sejarahnya yang keren banget!
1. Gabungan Kode Biner (0 & 1)
Dulu, teknologi itu pakai bahasa biner yang cuma punya dua angka: 1 dan 0.
- Angka 1 (Garis) : Artinya On atau listrik lagi ngalir.
- Angka 0 (Lingkaran) : Artinya Off atau listrik mati.
2. Efek Minimalis
Zaman dulu, tombol On sama Off itu pisah. Tapi makin ke sini, gadget makin tipis dan simpel. Akhirnya para desainer mutusin buat numpukin angka 1 dan 0 jadi satu simbol biar nggak ribet dan hemat tempat. Jadilah simbol yang loe liat sekarang!
3. Bahasa Universal
Simbol ini diresmikan secara internasional pada tahun 1973. Tujuannya agar orang di seluruh dunia apa pun bahasanya, langsung paham bahwa tombol tersebut berfungsi untuk menyalakan atau mematikan perangkat tanpa perlu tulisan.
- Intinya : Garis dan lingkaran adalah gabungan angka 1 dan 0 yang melambangkan hidup dan matinya aliran listrik.
Jadi, setiap kali loe menekan tombol “Power", berarti loe bukan cuma sekedar mencet tombol, tapi lagi menjalankan tradisi kode biner yang udah nyatuin dunia sejak puluhan tahun lalu. Simpel, tapi bermakna banget, kan?
Simbol sederhana itu adalah bukti bagaimana desain yang jenius bisa menyatukan teknologi rumit menjadi sesuatu yang sangat mudah dipahami oleh semua orang.
#SantaiTapiBerisi | Casualogue.



