Sesuai peraturan yang berlaku, website ini hanya bisa diakses oleh pengunjung yang berumur 18 tahun keatas.

welcome age restriction

Situs ini memilki informasi mengenai produk yang mengandung tembakau dan hanya diperuntukkan bagi perokok berusia 18 tahun ke atas yang tinggal di Indonesia.

Mohon isi bulan dan tahun lahir anda.

0%
banner

Mengapa Simbol Power Berbentuk Garis dan Lingkaran?

Pernah kepikiran nggak sih, kenapa tombol “power” di laptop, mesin cuci, atau remote TV loe bentuknya cuma garis yang nangkring di tengah lingkaran? Bukan gambar kilat atau tulisan "Mati/Nyala"? Ternyata ada sejarahnya yang keren banget!

1. Gabungan Kode Biner (0 & 1)
Dulu, teknologi itu pakai bahasa biner yang cuma punya dua angka: 1 dan 0.

  • Angka  1  (Garis) :  Artinya  On   atau  listrik  lagi   ngalir.
  • Angka  0  (Lingkaran) :  Artinya  Off   atau   listrik   mati.


2. Efek Minimalis
Zaman dulu, tombol On sama Off itu pisah. Tapi makin ke sini, gadget makin tipis dan simpel. Akhirnya para desainer mutusin buat numpukin angka 1 dan 0 jadi satu simbol biar nggak ribet dan hemat tempat. Jadilah simbol yang loe liat sekarang!


3. Bahasa Universal
Simbol ini diresmikan secara internasional pada tahun 1973. Tujuannya agar orang di seluruh dunia apa pun bahasanya, langsung paham bahwa tombol tersebut berfungsi untuk menyalakan atau mematikan perangkat tanpa perlu tulisan.

  • Intinya : Garis  dan  lingkaran adalah gabungan  angka  1   dan   yang melambangkan hidup dan matinya aliran listrik.

Jadi, setiap kali loe menekan tombol Power", berarti loe bukan cuma sekedar mencet tombol, tapi lagi menjalankan tradisi kode biner yang udah nyatuin dunia sejak puluhan tahun lalu. Simpel, tapi bermakna banget, kan?

Simbol sederhana itu adalah bukti bagaimana desain yang jenius bisa menyatukan teknologi rumit menjadi sesuatu yang sangat mudah dipahami oleh semua orang.


#SantaiTapiBerisi | Casualogue.

close popup
join the club
Isi data dibawah ini untuk panduan terkini hidup Santai Tapi Berisi!