Halo, Casual People!
Lo pernah gak sih kebangun jam 2 atau 3 pagi, terus mata langsung ngjreng segres-gresnya padahal gak lagi stres? Daripada panik dan buru-buru memvonis diri sendiri kena insomnia, santai dulu. Ternyata tubuh lo cuma lagi balik ke pola tidur alami nenek moyang kita yang namanya tidur bifasik alias tidur dua kali sehari!
Sebelum ada lampu listrik dan era pabrik modern, orang-orang zaman dulu gak langsung banting tulang tidur 8 jam nonstop di malam hari. Mereka membagi tidur malam jadi tiga tahap:
1. Tidur Pertama: Dimulai pas malam mulai gelap (sekitar jam 8–9 malam) sampai tengah malam.
2. Masa Jeda (The Watch): Jam 12 malam sampai jam 2 pagi. Di rentang waktu ini, orang-orang benar-benar bangun dan ngelakuin hal-hal santai kayak baca buku, berdoa, atau sekadar deep talk bareng keluarga.
3. Tidur Kedua: Lanjut merem lagi dari jam 2 pagi sampai fajar menyingsing.
Pola unik ini mendadak hilang pas abad ke-19 gara-gara lampu pijar ditemukan dan dunia kerja nuntut orang buat tidur sekali jalan 8 jam biar siap kerja seharian.
Jadi, kalau nanti malam lo kebangun di jam-jam "ajaib", gak usah stres. Itu murni respons biologis tubuh lo yang lagi bernostalgia sama gaya hidup abad ke-17!
Coba share link artikel ini ke temen lo yang suka panik kalau kebangun tengah malam biar mereka gak gampang stres lagi!
#SantaiTapiBerisi | Casualogue.



